Prasasti Blanjong yang Kaya Nilai Sejarah

Pernahkah Anda berkunjung ke Prasasti Blanjong, situs kepurbakalaan yang sarat akan nilai sejarah? Prasasti ini sangat menarik untuk dikunjungi jika ingin mengetahui ihwal seluk beluk Raja Kasari Warmadewa yang memiliki keraton di Singhadwala sekitar tahun 917 M. Bahkan sejak beberapa puluh tahun yang lalu para sejarawan dan ahli kepurbakalaan telah menaruh perhatian terdadap keberadaan situs ini.

Beberapa dugaan atau hipotesa terkait Prasasti Blanjong ini muncul diantara beberapa ahli purbakala ihwal keterkaitannya dengan ekspansi Kasari Warmadewa ke Gurun dan Suwal atau Blanjong. Prasasti Blanjong berbentuk tiang atau pilar batu dengan ketinggian 177 cm dan memiliki diameter 62 cm. Adapaun jenis huruf yang terdapat di prasasti ini yakni Pre-Negari dan sejenis Huruf Kawi.

Selain ditemukannya prasasti, di situs Blanjong juga terdapat arca-arca dengan beragam bentuk dan keadaan. Diantara arca-arca tersebut ada yang masih utuh, setengah utuh, maupun sudah hampir musnah mengingat umur yang sudah sangat tua. Sebagian dari arca di lokasi situs ini ada yang dipindahkan ke Museum Bali untuk menghindari adanya kerusakan yang lebih parah.

Adapun beberapa arca yang ditemukan yakni Arca Ganesha, Arca Perwujudan, Arca Terakota, dan Arca Binatang.

Arca Ganesha, berada sekitar 15 meter sebelah Barat Laut dari Prasasti Blanjong. Arca ini ditempatkan di sebuah bangunan suci dalam kompleks Blanjong sendiri. Arca ini dipahatkan ke genuk-genukan dengan sikap wirasana, sedangkan belalai dan kedua tangannya dalam keadaan patah. Arca ini terbuat dari bahan batu padas yaitu bahan yang tidak terdapat di situs tersebut, sehingga ada kemungkinan bahan arca tersebut didatangkan dari tempat lain atau arca itu sendiri dibuat di tempat lain.

Arca Perwujudan, pada saat ini sudah disimpan di Museum Bali di Denpasar dengan kode (A.ab.1718). Arca Perwujudan tersebut terbuat dari batu padas yang melukiskan seorang Dewi. Dewi tersebut digambarkan berdiri tegak dengan mukanya yang bulat telur. Mahkotanya digambarkan bertingkat-tingkat dan memakai anting-anting serta kalung.

Arca Terakota, arca ini juga disimpan di Museum Bali di Denpasar dengan kode nomor 3793. Arca Terakota ini terbuat dari tanah bakar. Arca ini digambarkan berdiri di atas lapik dengan ukuran 15 x 15 x 4 cm, dan tinggi keseluruhan 50 cm dengan lebar 12 cm. Mahkota arca tersebut berbentuk supit urang, hiasannya menyerupai wayang, kumis dan keningnya dipoles dengan mangsi. Kakinya ditekuk ke depan serta tangan kirinya memegang saput (sampur). Pakaian arca dihias dengan teknik goresan.

Arca Binatang, yang terdapat di pura Blanjong dan berbentuk dua buah arca binatang yang ditempatkan pada sebuah pelinggih. Arca binatang tersebut terbuat dari batu padas. Keadaan arca sudah tidak lengkap lagi karena bagian kepala kedua arca tersebut telah hilang. Ada kemungkinan arca binatang tersebut menggambarkan dua ekor lembu.

Klik Pura Hindu Bali yang lainnya!

Selamat Berkunjung!

 

Incoming search terms:

  • prasasti Blanjong
  • sejarah prasasti blanjong
  • prasasti sanur
  • prasasti di bali
  • prasasti yang ada di bali

Pura Hindu Bali , , , ,

Related Listing

Place Your Review

Rate this place by clicking a star below :

Send To Friend

Captcha Verification
captcha image

Send Inquiry

Captcha Verification
captcha image
Hotel Murah di Bali
by Hotel Murah